Yayasan Al-Futuwwah Barabai dan KOPI HST berbagi di bulan yang suci

Pewarta : M. Taupik Rahman 

Yayasan Al-Futuwwah Barabai dan KOPI HST berbagi di bulan yang suci

Yayasan Al-Futuwwah dan KOPI HST saat membagikan paket sembako kepada kaum dhuafa (Antaranews Kalsel/M Taupik Rahman)


Barabai (ANTARA) - Yayasan Al-Futuwwah Barabai bekerjasama dengan Kolaborasi Pemuda Indonesia (KOPI) HST berbagi di bulan suci ramadhan dengan memberikan bantuan APD dan masker bagi tenaga medis. Selain itu juga memberikan bantuan paket sembako bagi kaum dhuafa, tetangga dan pondok yatim.

"Semua bantuan tersebut merupakan donasi warga dan orang tua murid Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al-Khair Barabai yang nilainya mencapai Rp 36.083.000," kata Ketua Yayasan, Deddy Winarno di Barabai, Selasa (12/5).

Menurutnya donasi tersebut diperuntukkan untuk beli APD dan masker tenaga medis senilai Rp 4.220.000.

Baca juga: Bupati HST: Sekolah Islam Terpadu harus semakin berkualitas

Selain itu, pihaknya juga menggunakan donasi itu untuk  paket sembako yang diaerahkan kepada 215 kaum dhuafa, 159 tetangga dan empat pondok yatim. 

Sisa uang kami berikan untuk menyantuni anak yatim, bagi-bagi takjil ramadhan dan masker gratis sebanyak 4.233 buah.

"Alhamdulillah, meskipun dalam kondisi pandemi Virus Corona seperti ini, kita bisa menggalang dana untuk membantu sesama," katanya.

Baca juga: Sekolah swasta di Barabai wajibkan siswanya tidur siang

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada orang tua murid SIT Al-Khair dan warga Masyarakat HST yg telah mempercakan donasinya ke Upz Al Khair.

"Insyaallah kami salurkan kepada yang berhak menerimanya," ujar Deddy Winarno.

Mewakili para tetangga yang tinggal di dekat SIT al-Khair Barabai, Yana mengungkapkan sangat bersyukur karena dapat bantuan dan diberi paket sembako.

Baca juga: Kwarnas visitasi Gudep SDIT Al Khair Barabai

"Semoga Yayasan dan SIT al-Khair terus maju dan berkembang di dunia pendidikan dan peduli terhadap sesama untuk kebaikan bersama," tuntasnya.
 Yayasan Al-Futuwwah dan KOPI HST saat menyerahkan APD dan masker kepada petugas medis (Antaranews Kalsel/M Taupik Rahman)